Oleh: ayuvew | April 17, 2009

CINTA

Kalau kita suka sama seseorang, kita nggak harus miliki dia, karena itu bukan cinta tapi nafsu, apa yang kita beri jangan kita minta lagi, itu namanya pamrih, apa yang kita rasakan, jangan paksa dia untuk merasakannya, itu namanya membuat orang menderita, kita juga nggak harus dekat sama orang yang kita sayangi, karna itu nggak menunjukkan kalau kita sayang sama dia, kalo kita cuman ingin dia tau kalau kita sayang sama dia, dan kita mau memiliki dia tanpa orang lain yang bisa dekat sama dia, trus kita cuman ingin menjadikan dia sebagai sosok yang bisa membuat kalau orang lain kagum pada kita karena bisa memilikinya!! Semua itu salah, kita bisa mencintai seseorang dengan puas, tanpa memiliki dia, dan itu hanya dengan hati kita, karena nggak yang bisa memaksakan semua itu.

Oleh: ayuvew | April 14, 2009

ASAL USUL SELAT BALI

Pada jaman dulu di kerajaan Daha hiduplah seorang Brahmana yang benama Sidi Mantra yang sangat terkenal kesaktiannya. Sanghyang Widya atau Batara Guru menghadiahinya harta benda dan seorang istri yang cantik. Sesudah bertahun-tahun kawin, mereka mendapat seorang anak yang mereka namai Manik Angkeran.

Meskipun Manik Angkeran seorang pemuda yang gagah dan pandai namun dia mempunyai sifat yang kurang baik, yaitu suka berjudi. Dia sering kalah sehingga dia terpaksa mempertaruhkan harta kekayaan orang tuanya, malahan berhutang pada orang lain. Karena tidak dapat membayar hutang, Manik Angkeran meminta bantuan ayahnya untuk berbuat sesuatu. Sidi Mantra berpuasa dan berdoa untuk memohon pertolongan dewa-dewa. Tiba-tiba dia mendengar suara, “Hai, Sidi Mantra, di kawah Gunung Agung ada harta karun yang dijaga seekor naga yang bernarna Naga Besukih. Pergilah ke sana dan mintalah supaya dia mau memberi sedikit hartanya.”

Baca Lanjutannya…

Oleh: ayuvew | April 14, 2009

SANG PUTRA FAJAR

“Aku adalah putra seorang ibu Bali dari kasta Brahmana. Ibuku, Idaju, berasal dari kasta tinggi. Raja terakhir Singaraja adalah paman ibuku. Bapakku dari Jawa. Nama lengkapnya adalah Raden Sukemi Sosrodihardjo. Raden adalah gelar bangsawan yang berarti, Tuan. Bapak adalah keturunan Sultan Kediri…

Apakah itu kebetulan atau suatu pertanda bahwa aku dilahirkan dalam kelas yang memerintah, akan tetapi apa pun kelahiranku atau suratan takdir, pengabdian bagi kemerdekaan rakyatku bukan suatu keputusan tiba-tiba. Akulah ahli-warisnya.” Ir. Soekarno menuturkan kepada penulis otobiografinya, Cindy Adam.

Putra sang fajar yang lahir di Blitar, 6 Juni 1901 dari pasangan Raden Soekemi dan Ida Ayu Nyoman Rai, diberi nama kecil, Koesno. Ir. Soekarno, 44 tahun kemudian, menguak fajar kemerdekaan Indonesia setelah lebih dari tiga setengah abad ditindas oleh penjajah-penjajah asing.

Baca Lanjutannya…

Oleh: ayuvew | April 14, 2009

RAHASIA BATU-BATU KECIL

Ibu Zahra adalah guru favorit anak-anak Darusslam. Ia mengajar pelajaran agama islam. Salah satu alasan kenapa ia disengai oleh ibunya karena. . . Ya, Ibu Zahra memang baik hati.

“Baik hati bukan berarti tidak boleh marah. Kalau ada di antara kalian yang malas belajar, jelas ibu tidak suka. Jika ada murid yang berbohong, jelas Ibu akan memarahinya. Apalagi jika di antara murid Ibu ada yang mencuri, tangan Ibu ini bisa melayang kena pantatnya.” Begitu suatu kali ketika ia mendengar ada murid yang memujinya.

“Klian tentu ingat dengan hapalan selama dua hari ini. Ayo, siapa yang ingat. Ayat berapa dan dari surat berapakah itu?” Tanya Bu Zahra setelah siswanya selesai membereskan buku iqra.

“Surat Al-Luqman ayat 31!”

“Wah, bagus-bagus. Sekarang siapa yang tahu artinya?”.

Baca Lanjutannya…

Oleh: ayuvew | April 14, 2009

HARI TERINDAH BAGI DERA

Dera adalah anak yang cantik, manis, tinggi, dan baik. Dera adalah anak tunggal. Kedua orang tua Dera bekerja. Papa Dera bekerja sebagai direktur perusahaan terkenal. Sedangkan Mami Dera bekerja sebagai wanita karier yang sukses. Hidup Dera penuh dengan serba berkecukupan. Tapi, Dera merasa kalau ia tidak mempunyai kasih sayang dari orang tuanya yang cukup. Dera mempunyai pembantu yaitu mbok inem. Kalau kedua orang tua Dera bekerja, yang menemani Dera adalah mbok inem atau sahabat sejati Dera. Dera mempunyai sahabat sejati yang bernama Riri. Dera dan Riri sudah bersahabat sejak kecil. Mereka bersekolah di SMP TARUNA BANGSA. Sekarang mereka duduk di kelas IX. Di SMP TARUNA BANGSA Dera mengagumi seorang anak laki-laki yaitu adik kelasnya yang bernama Gilang, ia baru duduk di kelas VII. Di sekolah Gilang terkenal mahir dalam bermain sepak bola. Dan Riri sahabat Dera sudah mempunyai pacar di SMP TARUNA BANGSA, nama pacar Riri adalah Fadli. Mereka pacaran sejak duduk di kelas VIII.

Pada saat di sekolah, jam istirahat, Dera dan Riri sedang duduk di depan kelas dengan membawa makanan yang telah mereka beli di kantin. Tiba-tiba saja Riri melihat Gilang sedang mengikuti latihan bola kaki untuk lomba antar sekolah.

“Der, ada Gilang tuh, sedang latihan bola kaki”

“Mana-mana?” Cari Dera penuh semangat.

Baca Lanjutannya…

Oleh: ayuvew | Februari 2, 2009

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Kategori